Tingkatkan Kapasitas Kepemanduan Jelang PIONIR Gadjah Mada, 406 Panitia Ikuti Training of Co-Fasilitator

Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan PIONIR Gadjah Mada 2026, Subdirektorat Pengembangan Karakter Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Training of Co-Fasilitator (TOC) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas panitia yang akan mendampingi mahasiswa baru selama rangkaian orientasi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada Minggu hingga Selasa, 12–14 Juli 2026, bertempat di Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM.

Sebanyak 406 panitia divisi co-fasilitator mengikuti pelatihan ini yang nantinya akan berperan dalam mendampingi Gadjah Mada Muda selama pelaksanaan PIONIR Gadjah Mada 2026. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan kepemanduan, serta pemahaman mengenai materi-materi yang akan disampaikan kepada mahasiswa baru.

Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan yang disampaikan oleh dosen trainer mengenai dasar-dasar kepemanduan melalui berbagai metode pembelajaran interaktif, seperti diskusi kelompok, penyelesaian tantangan (challenge), serta presentasi. Sesi tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi yang diperlukan oleh seorang co-fasilitator. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi roleplay sebagai simulasi pendampingan mahasiswa baru. Dalam sesi ini, setiap peserta mempraktikkan keterampilan kepemanduan dan memperoleh umpan balik secara langsung dari co-trainer serta subkoordinator co-fasilitator sebagai bahan evaluasi dan pengembangan diri.

Pelatihan kemudian berlanjut pada hari kedua dan ketiga dengan dibersamai dosen trainer pada sesi penyampaian materi yang akan menjadi bekal utama bagi co-fasilitator selama PIONIR Gadjah Mada 2026. Setelah setiap sesi materi, peserta kembali mengikuti roleplay untuk mengaplikasikan materi yang telah diperoleh dalam situasi yang menyerupai pelaksanaan PIONIR. Praktik tersebut kembali disertai dengan sesi evaluasi dan pemberian umpan balik dari co-trainer dan subkoordinator co-fasilitator, sehingga peserta dapat memahami aspek-aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan dalam menjalankan peran sebagai pendamping mahasiswa baru.

Melalui penyelenggaraan Training of Co-Fasilitator, diharapkan seluruh peserta memiliki kesiapan yang optimal dalam menjalankan peran sebagai pendamping Gadjah Mada Muda. Pembekalan yang diberikan tidak hanya memperkuat keterampilan kepemanduan, tetapi juga membangun kesiapan para co-fasilitator untuk menciptakan pengalaman orientasi yang edukatif, inklusif, dan selaras dengan nilai-nilai yang diusung PIONIR Gadjah Mada 2026.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*