Ajak Mahasiswa Terjun Langsung ke Masyarakat, PIONIR Gadjah Mada Hadirkan Kiprah Melalui Action Plan

Terjun langsung membaur dengan masyarakat, mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti Action Plan PIONIR Gadjah Mada 2026 dengan tajuk “Sinergi Gadjah Mada Muda, Srawung Wujudkan Aksi Nyata”  Kegiatan yang berlangsung pada 9–14 Agustus 2026 ini dilaksanakan di 20 kelurahan/kalurahan, terdiri atas 6 kalurahan di Kabupaten Sleman dan 14 kelurahan di Kota Yogyakarta. Action Plan menjadi bagian dari rangkaian PIONIR yang mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya mengenal kehidupan kampus, tetapi juga belajar melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, membangun kepedulian sosial, serta memahami lingkungan tempat mereka tinggal selama menempuh pendidikan di UGM.

Untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Action Plan di Padukuhan Blimbingsari dan Kalurahan Terban, Selasa (11/8). Monev tersebut menjadi bagian dari upaya UGM memastikan kegiatan berjalan sekaligus melihat proses interaksi mahasiswa dengan masyarakat di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor menekankan bahwa semangat Action Plan berangkat dari dua hal, yakni sinau dan srawung. Bagi mahasiswa yang datang dari berbagai daerah dan kemudian tinggal di Yogyakarta, pengalaman berinteraksi dengan warga menjadi bagian penting dari proses belajar di luar ruang kelas. Menurut beliau, mahasiswa perlu memahami bagaimana cara hidup berdampingan dengan masyarakat Yogyakarta, khususnya dengan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Sikap tersebut dapat dimulai dengan membangun komunikasi, menghormati masyarakat sebagai tuan rumah, serta menunjukkan kerendahan hati dan toleransi. 

Melalui perjumpaan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pembelajaran yang tidak selalu ditemukan di bangku perkuliahan. Pengalaman srawung dengan warga menjadi kesempatan bagi Gadjah Mada Muda untuk mengenali realitas sosial, beradaptasi dengan lingkungan baru, sekaligus membangun karakter sebagai bagian dari masyarakat.

Pelaksanaan Action Plan juga mendapat sambutan positif dari masyarakat di sejumlah wilayah. Kehadiran mahasiswa menjadi peluang untuk memperkuat interaksi dan kolaborasi antara UGM dengan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, hubungan antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat terus berkembang menjadi bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat. Dengan mengusung semangat “Sinergi Gadjah Mada Muda, Srawung Wujudkan Aksi Nyata”, Action Plan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk belajar memahami masyarakat secara langsung. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membentuk mahasiswa yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan hadir sebagai bagian dari lingkungan tempat mereka belajar dan tinggal.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*