Tiga Tim Mahasiswa UGM Tembus Ajang Nasional Pertamuda Seed and Scale 2025

Tiga tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus babak final Pertamuda Seed and Scale 2025, kompetisi kewirausahaan nasional yang digelar PT Pertamina (Persero). Ketiganya tampil dengan gagasan inovatif di bidang pendidikan, teknologi ramah lingkungan, serta digitalisasi bisnis, sekaligus mewakili UGM dalam ajang yang berfokus pada pengembangan ide bisnis berkelanjutan.

Pertamuda Seed and Scale merupakan kompetisi ide usaha tingkat nasional yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), penciptaan startup mahasiswa, dan dukungan terhadap percepatan transformasi energi Indonesia. Tahun ini, program tersebut mengusung tema “Empowering Indonesia’s Sustainable Future” yang juga menandai lima tahun penyelenggaraan sejak 2021.

Pada 2025, sebanyak 3.586 peserta dari 759 perguruan tinggi di 35 provinsi berpartisipasi. Setelah melalui seleksi ketat, terpilih 40 tim untuk mengikuti Bootcamp, kemudian 29 tim pada tahap Demoday, dan akhirnya 17 tim terbaik berhadapan di Final Pitch & Awarding yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada Selasa (28/10).

UGM mengirimkan tiga tim pada kategori Early Stage Startup (ESS). Tim Edus.id, yang digarap oleh Vicky Rian Saputra (Ilmu Politik dan Pemerintahan) dan Shahrin Nuri Ramadhani, menghadirkan platform edutech yang memadukan teknologi pendidikan dengan pendekatan psikologi anak untuk mendukung parenting modern.

Tim Greentech.id, besutan Arief Putra Pratama (Teknik Mesin) dan Muhammad Nabil Alfaizi, menawarkan EcoPave dan EcoStep—material paving dan lantai yang dibuat dari limbah plastik, sekam padi, dan oli bekas sebagai solusi konstruksi ramah lingkungan.

Sementara itu, Orionex Solusi Digital (AutoInsight) yang digawangi Bellatrix Gracia Antemeng (Teknik Biomedis) dan Rafael Revolusiandro Naranisputra Hutapea (Teknik Industri), mengembangkan perangkat lunak berbasis Software as a Service (SaaS) untuk mempermudah digitalisasi bisnis secara efisien dan kolaboratif.

Dari ketiga tim tersebut, Orionex Solusi Digital (AutoInsight) berhasil meraih gelar juara kategori Early Stage Startup Pertamuda Seed and Scale 2025. Sebagai pemenang, tim ini mendapat dukungan pendanaan sebesar 100 juta rupiah, pendampingan pengembangan bisnis, serta kesempatan mengikuti exclusive overseas business program yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero).

Gelaran Final Pitch & Awarding menjadi penutup rangkaian kegiatan yang mencakup Bootcamp, Demoday, Mini Expo, serta Business Matching. Di tahap ini, para finalis mempresentasikan rancangan bisnis mereka di depan jajaran juri, mentor, dan calon investor.

Keterlibatan mahasiswa UGM dalam Pertamuda 2025 sejalan dengan komitmen universitas dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui dukungan unit-unit pengembangan bisnis dan inkubator kampus, UGM terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan ide aplikatif yang memberi manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*