PENGENALAN KEORGANISASIAN DAN PROTOKOLER

Dalam uapaya meningkatkan soft skill mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadajah Mada melalui program unggulannya SP2KM (Sahabat Percepatan Peningkatan Kepemimpinan Mahasiswa) membuat berbagai kegiatan dan pelatihan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Pengenalan Keorganisaian dan Keprotokoleran, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diberikan kepada mahasiswa peserta SP2KM.
Kegiatan Pengenalan Keorganisasian dan Keprotokoleran dilakasanakan pada hari Minggu, 26 Maret 2017, yang diikuti oleh peserta SP2KM sebanyak 153 peserta. Kegiatan ini melibatkan lima narasumber, dua co-traner yang bertindak sebagai moderator, dan empat panitia teknis. Tempat kegiatan berlangsung di aula dan di ruang kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari, dimulai pada pukul 07.30 sampai pukul 15.30 WIB. Pukul 07.30 sampai pukul 12.30 WIB, peserta dibagi menjadi dua kelas, pada sesi ini pemaparan materi mengenai tata cara membuat dan melakukan surat menyurat yang baik dan benar untuk sebuah lembaga atau organisasi, kemudian dilanjutkan dengan materi etika bersosial media, setelah itu penyampaian materi protokoler dan materi perjamuan tamu. Kegiatan dilanjutkan setelah jam istirahat (isoma) yakni pada pukul 13.15 sampai pukul 15.30 WIB, kegiatan berlangsung di aula Fakultas Kedokteran, seluruh peserta disatukan menjadi kelas besar, pada sesi ini peserta diberikan materi mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan organisai.
Bentuk kegiatan merupakan pemaparan materi oleh narasumber mengenai berbagai aspek keorganisasian dan keprotokoleran. Pada materi pengenalan keprotokoleran, peserta di berikan penjabaran mengenai cara mengkoordinasi atau mengelola sebuah event yang dilakukan dengan melibatkan protokoler. Narasumber memberikan gambaran peran protokoler serta memberikan saran-saran keprotokoleran yang baik dalam mempersiapkan acara, mengelola acara dan mengkoordinasi sebuah perjamuan.
Selain materi keorganisasian dan protokoler, peserta juga diberikan materi mengenai tata cara melakukan surat menyurat yang bersifat formal secara baik dan benar untuk sebuah lembaga atau organisasi. Materi lainnya yang diberikan kepada peserta yaitu mengenai tatacara dan etika bersosial media dengan bijak, pada sesi materi ini peserta diberkan pemahaman mengenai netiquete, setelah selesai materi peserta kemudia diberikan tugas oleh narasumber untuk melakukan kampanye netiquete.
Tujuan kegiatan Pengenalan Keorganisasian dan Keprotokoleran adalah sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan non-akademik kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada khususnya peserta SP2KM. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa dapat unggul bukan hanya dari segi akademik, tetapi juga dari segi kemampuan yang bersifat soft skill yang menjadi sebuah kekuatan yang dapat menunjang peningkatan kualitas dirinya dimasa mendatang.
Setelah mengikuti kegiatan tersebut peserta diharpakan dapat meningkatkan pemahaman pada aspek-aspek yang berkaitan dengan sebuah organisasi, yang kemudian dapat meningkatkan kualitas, loyalitas dan kemampuan dalam mengelola sebuah organisasi atau lembaga yang diikuti baik di kampus maupun dilingkungan masyarakat. Selain itu, setelah dibekali materi keprotokoleran, peserta diharapkan memiliki kemampuan, kreatifitas dan memahami tugas-tugas penting seorang protokoler dalam mengelola sebuah acara resmi. Peserta juga diharapkan menjadi pribadi yang mempunyai karaket baik dalam kehidupan sosial baik di kampus maupun dimasyarakat, dan memiliki pengaruh kebaikan bagi lingkungan dimanapun mereak berada.